create your own banner at mybannermaker.com!

March 02, 2011

Hasbiya Allahu wa nimal wakil

“How wonderful is the situation of the believer, for all his affairs are good. If something good happens to him, he gives thanks for it and that is good for him; if something bad happens to him, he bears it with patience, and that is good for him. This does not apply to anyone but the believer.”
Riwayat Muslim

Apabila kita asyik duduk termenung 
memikirkan nasib diri di sini....
Merenung jauh mereka hidup di sana
penuh keseronokan dan kegembiraan...
Namun, kita masih tidak sedar tentang hakikat 
erti kebahagian yang sebenar-benarnya...

Ramai orang...
tersalah sangka tentang maksud ketenangan hidup
selalu orang mengaitkan ketenangan itu...
dengan faktor harta
dengan faktor kekayaan
biarpun ia boleh menyumbang
tetapi itu bukan segala-galanya...

Betapa ramai orang yang berada dalam rumah yang besar...
tidur di atas katil yang empuk
tetapi dia tidak lebih enak atau pun lenanya tidak nyenyak
bahkan ada orang yang tidur di pondok buruk
lebih lena dari kita...

Kata HAMKA
" lihatlah bagaimana Allah membahagi-bahagikan nikmat "

Tiada siapa mampu menghalang ketetapan Allah swt...
Jika Allah hendak memberi kebahagian kepada seseorang 
dia tidak boleh ditahan oleh apa-apa tangan sekalipun
Jika Allah menghalang kebahagian kepada seseorang
dia tidak boleh dihulur oleh apa-apa tangan sekalipun

Jika Allah uruskan urusan kita...
dan Allah tidak serahkan diri kita kepada kita
walaupun sekelip mata
dunia boleh buat apa-apa
tetapi mereka tidak boleh mencabar kekuasaan Allah

Jika Allah mengatur untuk kita apa yang orang sangka tewas
kita akan melihat kemenangan dari sisi Allah

apa yang orang rasa rugi
Allah akan memberikan keuntungan yang mana
jalan-jalan manusia tidak sangka
tetapi Allah boleh mewujudkan keajaiban dalam kehidupan


untuk mencapai syukur itu lebih tinggi makamnya dari sabar


“Allahumma aslih li deeni alladhi huwa ‘ismatu amri wa aslih li dunyaaya allati fihaa ma’aashi wa aslih li aakhirati allati fihaa ma’aadi w’aj’al al-hayaata ziyaadatan li fi kulli khayri w’aj’al al-mawta raahatan li min kulla shay"  



Ya Allah, perbaikilah agamaku yang merupakan penentu (kebaikan) semua urusanku, dan perbaikilah (urusan) duniaku yang merupakan tempat hidupku,
serta perbaikilah akhiratku yang merupakan tempat kembaliku (selamanya),
jadikanlah (masa) hidupku sebagai penambah kebaikan bagiku,
dan (jadikanlah) kematianku sebagai penghalang bagiku dari semua keburukan.

0 comments:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More