create your own banner at mybannermaker.com!

November 10, 2010

200 kambing-Sedikit sahaja

Sebelum Muhammad diangkat menjadi Nabi, ia pernah ke Thaif. Seorang warga Thaif menjamu Nabi di rumahnya dan sangat menghormatinya. Setelah itu, Muhammad pulang ke Mekah, hingga pada suatu hari, ia diutus menjadi Nabi. Gema suara kenabiannya terdengar ke seluruh dunia.

Seorang warga Thaif berkata kepada penjamu Nabi itu, " tahukah engkau siapakah yang diangkat menjadi Nabi di Mekah?

"Aku tidak tahu," jawab si penjamu.

"Ia adalah Muhammad, anak saudara Abu Talib. Tidakkah kau ingat, ia pernah memasuki Thaif dan menjadi tetamu di rumahmu."


Penjamu nabi itu ingat, kemudian ia bergegas ke Mekah, ia bertanya kepada Nabi:" ingatkah kau siapakah aku?"

"Lalu siapakah kamu?" kata Nabi balik bertanya.

" Saat kau datng ke Thaif kau menjadi tamu di rumahku,"

" Selamat datang! sekarang kau berhak meminta apa pun dariku," kata Nabi

" Aku minta 2oo kambing," pinta penjamu itu.

Kemudian Nabi memerintahkan sahabatnya agar menyiapkan 200 kambing untuk penjamunya.

"Sayang, ia hanya minta sedikit dariku, tidak seperti permintaan wanita tua Bani Israil kepada Musa," Kata Nabi kepada sahabatnya.

Para sahabat meminta Nabi menjelaskan kisah wanita tua itu.

" Tuhan mengutus Musa untuk memindahkan jenazah Nabi Yusuf di Mesir ke Palestin, dekat kuburan para Nabi. Musa tidak mengetahui letak kubjran Yusuf. Ia bertanya kepada masyarakat Mesir, namun seorang pun tidak mengetahui kuburan itu. Seorang lelaki tua kemudian berkata kepada Musa:" Menurutku, hanyalah seorang nenek tua di sana yang masih ingat tempatnya."

Musa memanggil wanita tua itu.

"Tunjukkan padaku kuburan Yusuf! Nescaya aku akan mengabulkan apa yang kau minta."
"Pada hari kiamat kelak, aku ingin bersamamu di syurga," pinta wanita tua itu.

Nabi kemudian bersabda: " Sekiranya penjamuku itu meminta seperti yang diminta oleh nenek tua tersebut, nescaya aku akan mengabulkannya."

Cerita di atas menunjukkan kesetiaan Nabi terhadap orang yang pernah menjamunya sebelum menjadi Nabi. Selain itu, Nabi menganjurkan kaum muslimin lebih mengutamakan kepentingan akhirat daripada kepentingan dunia.

2 comments:

hebatnya budimu ya rasulullah... kau suri teladan yang terbaik untuk umat manusia... moga aku mampu mencontohi mu....

kalu perasan kan..most penceramah yg bercerita kisah rasulullah pasti sebak...btul x??

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More