create your own banner at mybannermaker.com!

June 06, 2010

Whats on ur mind!!

Wahai diri..

Apa yang bisa diharapkan dari kader dakwah sepertimu?
Kamu datang kepada Dakwah dengan penuh keterpaksaan..
Berat Hatimu..Lemah Langkahmu..
Menolak amanah..
Atau mencari amanah yang mudah saja buatmu..

Wahai diri..
Kenapa kau melihat amal sebagai beban..
Tapi pada saat yang sama engkau mengaku aktivitis dakwah..
Bukankah..
Dakwah itu dilakukan dengan amal?
Ketika kamu beraktivitas pada dunia
Kamu tidak merasa berat..
Tapi untuk akhirat..
Kenapa kamu terasa berat.?
Bukankah..
Dakwah ini tidak memaksakan dirimu untuk bergabung..?

Wahai diri...
Jagalah amalmu janganlah berpamrih
Jika niatmu telah rusak, apakah amal-amalmu akan diterima?

Wahai diri..
Janganlah berkeluh kesah..
Karena keluh kesahmu..
Hanya akan mengurangi produktivitasmu..
Hanya akan menyebabkan lemahnya barisan dakwah..

Wahai diri...
Jangan kau samarkan diri dalam kebaikan..
Dihadapan orang banyak kau kelihatan sholeh
Tapi sebenarnya palsu dalam kesendirian..

Wahai diri..
Apabila hawa nafsu menjadi dominan..
Hati akan menjadi gelap.
Apabila hati sudah gelap..
Maka dada akan menyempit..
Apabila dada sudah menyempit..
Maka akhlak akan buruk..
Apabila akhlak sudah buruk..
Maka makhluk akan membencinya..
Jagalah dirimu dari hawa nafsu yang menjerumuskan..

Wahai diri..
Hati-hatilah dengan virus merah jambu..
Karena itu berasal dari nafsu..
Panahnya bermula dari mata..
Lalu racunnya menjalar sampai kehati..
Membuat ibadahmu menjadi tak khusyu..
Karena bayangannya selalu menghantui..

Wahai diri..
BERGERAKLAH..
Bila terlalu lama diam atau berhenti
Maka dirimu akan mati..
Tak ada karya yang kau hasilkan..
Dirimu digilas oleh roda zaman..

Wahai diri..
Imanmu kadang naik dan turun..
Jikalau saat Imanmu turun..
Jangan sampai kau menjadi futur..
Berjumpalah dengan saudaramu..
Atau kau hanya membaca tulisannya..

Saudaraku di jalan Allah..
Yang selalu mengingatkanku
Yang selalu memberi energi baru..
Wajahnya memancarkan keimanan
Tulisannya menggetarkan hati..
Amalannya menjadi contoh..
Subhanallah..
"YA AKHI...YA UKHTI...

Ta'ala nu'minu saa'ah...

Ya Saudaraku, mari sejenak kita beriman!"

Ya Allah,
Ampunilah dosa-dosa kami..
Yang kami ketahui atau tidak kami ketahui..
Yang kami sadari atau yang kami tidak sadari..
Jadikan kami hamba yang bisa berkata selaras dengan perbuatannya..
Jadikan kami istiqomah dijalan dakwah yang lurus..
Luruskanlah Niat-Niat kami..

Ya Allah,
Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta padaMu,
Telah berjumpa dalam taat padaMu,
Telah bersatu dalam dakwah padaMu,
Telah berpadu dalam membela syari’atMu.
Kukuhkanlah, ya Allah, ikatannya.
Kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu
Dan keindahan bertawakkal kepadaMu.
Nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat padaMu.
Matikanlah kami dalam syahid di jalanMu.
Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.

Ya Allah. Amin. Sampaikanlah kesejahteraan,

ya Allah, pada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW,

keluarga dan sahabat-sahabatnya

dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan.
Aamiin Allahumma aamiin

Syukran

Dan jika berkata,

berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan.

Sahabat adalah kebutuhan jiwa
Yang mesti terpenuhi
Dialah ladang hati
Yang kau taburi dengan kasih

dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu
Karena kau menghampirinya saat hati alpa

dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian
Bila dia bicara
Mengungkapkan fikirannya
Kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri
Pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam
Hatimu tiada kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya;
Karena tanpa ungkapan kata
Dalam rangkuman persahabatan
Segala pikiran, hasrat,

dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh
Pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat
Janganlah berduka cita;
Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya
Mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya
Bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki
Nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan.
Karena kasih yang masih menyisakan pamrih,
Di luar jangkauan misterinya
Bukanlah kasih
Tetapi sebuah jala yang ditebarkan: Hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu
Jika dia harus tahu musim surutmu
Biarlah dia mengenal pula musim pasangmu
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya
Untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan Sang Waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu
Bukan mengisi kekosonganmu.

Dan dalam manisnya persahabatan
Biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi,
Hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

Puisi Persahabatan oleh Khalil Gibran



*Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia:
Pamrih adalah maksud yang tersembunyi dalam memenuhi keinginan untuk memperoleh keuntungan pribadi; kepamrihannya : kepentingan khusus yang ingin dikejar untuk diri sendiri.

Dari Buku berjudul "PANEMBAHAN SENOPATI", karangan Dr. Purwadi:
Pamrih merupakan sesuatu hal yang sebaiknya dihindarkan.
Bertindak karena pamrih berarti hanya mengusahakan kepentingan sendiri individualnya saja dengan tidak menghiraukan kepentingan kepentingan orang lain.

0 comments:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More