create your own banner at mybannermaker.com!

December 21, 2009

Epilog Sebuah Perjalanan (1)

tahun baru azam baru...mula merungkai kembali sebuah perjalanan lama untuk menginsafi diri...

VISI

Kita semua dalam suatu perjalanan. Perjalanan pulang ke kampung halaman kita semua. Melalui banyak alam-alam. Mulai dari alam keterbatasan ini sampai ke alam kesatuan, keabadian, ketakberhinggaan, lalu ke alam-alam yang diluar jangkauan kita untuk membayangkan. Sampai akhirnya kembali kepadaNya. Kita semua berasal dariNya dan akan kembali kepadaNya.

Saat ini sebenarnya baru awal dari perjalanan kembali. Kita dihadapkan kepada pilihan-pilihan jalan kembali ke alam kesatuan-keabadian-ketakhinggaan. Semua jalan kembali ada nilai tambah dan konsekuensinya. Semua pengalaman keterbatasan akan memberi nilai tambah terhadap pengalaman-pengalaman ketakberhinggaan. Semua pengalaman yang bisa dikonsepkan akan memberi nilai tambah terhadap pengalaman kita di alam-alam yang diluar jangkauan konsep. Analogi lain: kita bisa lebih mengapresiasi (bersyukur) kondisi tubuh kita yang sihat setelah mengalami jatuh sakit misalnya.

Singkatnya semakin kita mengenal/mengalami apa yang "bukan Tuhan" semakin kita mengenal pula sosok Tuhan sebenarnya. Seperti yang sering diucapkan para spiritualis: "Siapa yang mengenali dirinya (yang terbatas-dalam jangkauan konsep) mengenali Tuhannya (yang takberhingga-diluar jangkauan konsep)".

Sekali lagi saat ini hanyalah awal perjalan kembali. Namun kalau kesedaran kita telah menembus ruang-waktu, apalah artinya awal atau akhir. Nikmatilah perjalanan di saat ini.

MISI

Mengingatkan bahawa kita semua sedang dalam suatu perjalanan. Malah baru awal dari perjalanan kembali. Memberikan inspirasi melalui jalan mana kita berkenan kembali kepadaNya.


0 comments:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More